Jesus love u as u are
The thief comes only in order to steal and kill and destroy. Jesus came that they may have and enjoy life, and have it in abundance (to the full, till it overflows).
Laman
Rabu, 05 Oktober 2011
TGIT (Thx God It's Today)
Apakah Anda tahu penelitian menunjukkan bahwa orang benar-benar menjadi lebih bahagia pada hari Jumat?
Itu karena kita sangat menantikan untuk akhir pekan.
Kita secara otomatis mengubah pola pikir kita dan memutuskan untuk fokus pada hal-hal yang baik ke depan.
Cukup sederhana, kita memutuskan untuk lebih menikmati hidup kita pada hari Jumat.
Kita tersenyum lebih banyak, kita menunjukkan lebih banyak kegembiraan, dan kita menunjukkan lebih banyak kebaikan kepada orang lain.
Tapi bagaimana kalau setiap hari bisa menjadi seperti Jumat?
Bagaimana jika kita memutuskan untuk menghadapi setiap hari dalam seminggu (bahkan hari Senin) dengan sukacita yang sama dan antusiasme yang kita miliki pada hari Jumat?
Bagaimana jika, bukannya mengatakan, "Thanks God it's Friday" atau TGIF (Terima kasih Tuhan, ini hari Jumat), kita memiliki sikap yang mengatakan, "Thanks God it's today atau TGIT (Terima kasih Tuhan, ini adalah hari ini)?"
Saya percaya kita semua memiliki apa yang kita butuhkan di dalam diri kita agar bisa menjadi lebih bahagia jika kita hanya mau memiliki pikiran, sikap, dan perspektif yang tepat.
Kunci untuk mengalami sukacita supranatural setiap hari adalah untuk memilih setiap respon Anda dalam hidup -- tidak peduli apapun tantangan yang Anda hadapi, tak peduli situasi apa yang membebani Anda, tidak peduli apa berita negatif mungkin Anda telah terima.
Cara Anda menjalani hidup Anda benar-benar terserah pada Anda!
Tingkat sukacita Anda tidak tergantung pada rintangan di depan Anda atau hari apa dalam minggu itu.
Itu tergantung pada Anda yang memilih untuk menaruh iman dan kepercayaan dalam Tuhan Yang Mahakuasa.
Mazmur 118:24 mengatakan, "Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!"
Perhatikan hal itu tidak mengatakan, "Jumat adalah satu-satunya hari dimana Tuhan telah jadikan..."
Tidak, Tuhan ingin Anda untuk menikmati setiap hari.
Bagaimana kita melakukan ini?
Ini dimulai dengan memilih untuk fokus pada kebaikan Tuhan, bukan masalah Anda.
Setiap pagi, jika Anda mau menetapkan pikiran Anda ke arah yang benar, maka sikap dan tindakan Anda akan mengikuti.
Saya tahu beberapa hari lebih sulit daripada yang lain.
Tetapi jika Anda memprogram pikiran Anda untuk memuji Tuhan, tidak peduli apapun situasinya, Anda tidak akan harus menjalani hidup yang terseret hanya dari "Jumat" ke "Jumat" berikutnya._
Kita dapat memiliki sukacita setiap hari jika kita mau memilih untuk memuji Tuhan dan mempercayai kebaikan Tuhan senantiasa.
(Diterjemahkan dari Hope for Today by Joel Osteen)
Sent from BlackBerry® on 3
Senin, 03 Oktober 2011
Bapa........
Kunjungan ke LAPAS
Rabu, 28 September 2011
Yang tumbuh di dalam hati
Alkitab memberitahu kita bahwa Firman Tuhan adalah benih yang bila ditanam di dalam hati kita, berkembang ke dalam panen berkat Tuhan yang telah persiapkan untuk kita.
Tetapi jika kita mau mengalami semua yang telah Tuhan siapkan bagi kita, kita harus merawat kebun rohani kita dan mencabut semua lalang seperti yang akan kita lakukan di sebuah kebun sesungguhnya.
Apa itu lalang?
Sakit hati, kepahitan dan sikap tidak mau mengampuni yang ditaburkan oleh musuh.
Dan seperti lalang liar secara alami dapat tumbuh sangat cepat, jika kita membiarkan lalang rohani ini, mereka akan segera bertumbuh dan menghancurkan benih baik yang kita tumbuhkan dalam hidup kita. (Lihat Matius 13:25)
Saya ingat suatu waktu di awal pernikahan kami, Joel dan saya sedang mengalami perselisihan.
Tidak ada cara yang membuat kami mau saling bertatap muka.
Perasaan saya terluka, dan saya sangat frustrasi.
Tapi Joel, di sisi lain, tidak melihat perselisihan kami sebagai masalah besar dan sudah bosan membicarakannya.
Jadi untuk menenangkan saya dan untuk mengakhiri pertengkaran, dia dengan setengah hati berkata, "Maafkan aku".
Itu cukup baik baginya, dan dia pergi keluar untuk melakukan bisnisnya.
Tapi saat saya berjalan ke ruangan lain dan menutup pintu, saya berbalik dan langsung menjulurkan lidah kepadanya dalam kemarahan.
Mungkin itu terlihat seperti perbuatan yang tidak sepenuuhnya salah, namun bahkan dengan frustrasi, saya tahu itu tidak sopan.
Setelah beberapa menit perenungan, saya menyadari bahwa saya tidak bisa membiarkan rasa tidak hormat pada suami saya mengambil akar dalam hati saya, dan saya harus menyelesaikannya dengan cepat.
Jadi saya berjalan kembali mendatangi Joel dan mengatakan kepadanya bahwa saya mencintainya dan menghormatinya... meskipun dia salah.
Joel hanya tersenyum dan berkata, "Aku tahu kamu akan sadar".
Ingat, jika Anda mulai menunjukkan rasa tidak hormat dalam hubungan Anda bahkan dalam hal kecil, seperti lalang, hal itu segera akan memanifestasikan dirinya dalam menampilkan sesuatu yang lebih besar.
Ketika Anda membiarkan sakit hati untuk berlama-lama dan tumbuh, mereka akan menjadi isu besar yang menekan dan melemahkan hubungan Anda.
Saya mengakui bahwa sikap menjulurkan lidah -- meskipun sepertinya tampak sepele -- adalah menanam benih kebencian dalam hati saya sendiri, dan saya tidak ingin menuai panen semacam itu di masa depan kami.
Sekarang, saya berhati-hati untuk cepat memaafkan dan tidak membiarkan lalang berlama-lama di dalam hati saya.
Hari ini, jika Anda melihat lalang kepahitan, sakit hati atau sikap tidak mengampuni berlama-lama di dalam hati Anda, pilihlah untuk mencabut mereka dengan mengampuni!
Masa depan Anda terlalu penting, dan hubungan Anda terlalu penting.
Jangan biarkan musuh menipu Anda dengan menanamkan bahwa mereka pola pikir yang merusak dapat dibenarkan.
Pilih cara Tuhan.
Mencabut semua lalang dan membiarkan Firman-Nya untuk berkembang di dalam hati Anda!
Jangan biarkan lalang-lalang berakar dalam hati Anda, jika Anda merasakannya dalam hati Anda, segera pilih sikap mengampuni dan melakukan Firman Tuhan.
(Diterjemahkan dari Hope for Today by Victoria Osteen)
Sent from BlackBerry® on 3
Sabtu, 10 September 2011
Perpuluhan
Kamis, 08 September 2011
Yield --> Berserah
Ayat yang sudah kita baca diatas memberikan penjelasan mengenai bagian 'Y' dalam akronim P-R-A-Y atau berdoa, elemen keempat untuk doa yang efektif yang telah kita bahas selama beberapa renungan terakhir.
Mazmur 37:4 mengatakan, "dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu."
Kata Ibrani untuk kata "bergembira" dalam ayat ini secara harfiah berarti menjadi "lunak atau lembut".
Ini berarti bahwa "bergembira di dalam Tuhan adalah mengambil sikap berserah di hadapan Tuhan".
Jadi 'Y' dalam P-R-A-Y adalah Yield atau berserah.
Pertanyaannya adalah: Bagaimana Anda berlatih untuk mengambil sikap berserah pada Tuhan saat Anda berdoa?
Berserah adalah ketika Anda berhenti berbicara, dan Anda menunggu, mendengarkan, berusaha untuk mencari suara dan petunjuk dari Tuhan.
Dalam kehidupan doa saya sendiri, saya sering mempraktekkan hal ini dengan merendahkan diri di hadapan Tuhan dan bertanya pada Dia, "Tuhan, apakah ada sesuatu yang Engkau ingin katakan kepada saya? Apakah Engkau memiliki petunjuk untuk saya? Apakah ada sesuatu yang Engkau inginkan untuk saya ubah dalam hidup saya?"
Lalu saya diam dan menunggu Dia berbicara kepada saya.
Ketika Anda mengambil sikap berserah dan menunggu dengan tenang di hadapan-Nya, Anda akan terkejut melihat beberapa hal yang akan diungkapkan pada Anda: "Kamu harus meluangkan lebih banyak waktu dengan anakmu," atau "Bawa istrimu untuk pergi berkencan," atau "Buatlah kue untuk tetanggamu dan bangunlah sebuah hubungan agar kamu dapat memberitakan Injil," atau "Luangkan lebih banyak waktu untuk memuji Aku," atau "Tunjukkan rasa syukur dan penghargaanmu bagi mereka yang telah membantu kamu dalam hidupmu."
Anda memang akan mendengar dari Tuhan jika Anda meminta-Nya untuk berbicara ke dalam hati Anda, dan menunggu dengan diam di hadapan-Nya.
Jadi ini adalah elemen-elemen untuk doa yang efektif: pujian (Praise), bertobat (Repent), meminta (Ask), dan berserah (Yield).
Doa-doa Anda memang dapat menjadi efektif jika Anda berkomitmen untuk melakukan keempat prinsip ini.
Itu adalah bagaimana berdoa.
Bergembira di dalam Tuhan dapat berarti mengambil sikap berserah di hadapan-Nya ketika Anda berdoa.
(Diterjemahkan dari Answers for Each Day by Bayless Conley)
Sent from BlackBerry® on 3
Minggu, 04 September 2011
Roller coaster
Begitu kora2 nya stop, gw turun langsung muntah2 ga berhenti henti, ga bisa makan 2 ari karna masi ngerasa gw diayun ayun sambil bayangin org yang muntah.. makanya gw paling anti dengan permainan "kora kora"
tau kan yang gimana?? ihh gw ngeliat org maaen aja, kepala gw uda muter muterrr hahaha
>.< mengerikannnnn
gitu jg dengan roller coaster, gw ga mau diputer puter ga jelas gitu >.<
pas kemarin tgl 6 aug gw ke USS (Universal Studio) bareng tmn2 gw, disana tuh ada banyak permainan, ada juga pertunjukan2 , ada 4D juga....puas sehh seharian maen dsana, gw inget pas kesana teman gw uda semangat mau maen roller coaster dan dia sarankan itu yg plg terakhir aja karna itu yg paling puassss katanya...nah krn gw ga mau rugiii *perhitungan bangett* yah pastilah gw mau nyoba smuanya.. Roller coaternya ada 2 jenis, yg satu blue yg satu lagi red..
nah katanya yg blue itu yg paling seyemmm , ampe dibalik ga jelas gitu, klo yg merah tuh dibaliknya masi lebi mending *intinya tetap dibalik balik lha hahaha*
jadi kita uda selesai maen smua permainan, baru lha ini yg terakhir... pertama x langsung try yang warna biru, badan uda gemetar tp karna penasaran dan ga mau rugi, yah akhirnya dicoba...Tapi begitu gw uda duduk dan siap diluncurkan, gw benar2 berdoa dgn sungguh2, tmn gw bingung liat gw, lahhh leni orang nya galak gitu bisa ciut juga ngeliat roller coaster =)
gak cuma itu, uda selesai maen yang biru, gw istrahat bentar buat balikin jiwa dan kesadaran gw, kita langsung meluncur maen yang warna merah lagi.. habis maen, gw kayak org kehilangan ingatan, jalan aja uda kayak org habis minum 3 botol wiski huahahhaha
Disamping gw , duduk 1 anak cewe yg masi umuran 7-8 thn dgn mama nya, mamanya nanya dia pake bahasa mandarin "Ni bu pha ma?" (kamu tidak takut?) dan anak itu dengan senyum yang polos jawab mama nya "bu pha!!!" wahahhahah gw ama tmn gw langsung bengong, cengok gw ngeliat tuh anak, dia ga takut boowwww... gw aja ampe teriak2 ga jelas, ud roller coaster berhenti gw masi pucettt -____-
Hal positif yang mau gw bilang pas maen roller coaster itu, yaitu tentang hidup gw sendiri, hidup yang bagaikan roller coaster..Sebelum roller coaster itu meluncur, gw uda pastikan safety belt gw terpasang dan gw benar benar berdoa minta keselamatan (hahahha gw bnr2 takut). Dan pas gw lagi doa, gw teringat bahwa kehidupan yang gw jalani sekarang bener bener spt lagi main roller coaster,. Gw takut buat menghadapi rintangan yang akan muncul di depan gw, gw takut kalo gw ga sanggup ngelewatin itu semua...Tapi 1 hal yang sering gw lupakan adalah gw lupa kalo gw punya Bapa yang selalu melindungi gw dan bahkan gw uda dikasi safety belt biar gw ga jatuh, gw boleh berdoa kapan aja buat minta pertolongan Tuhan, gw boleh memelukNya ketika gw merasa takut dan tidak berdaya... Tapi kenapa gw seakan akan lupa dan kehilangan kendali pas gw lagi punya masalah???? :(
Jalan kehidupan memang benar benar ga bisa diprediksikan dan terkadang membuat kita dibalik sampe kita teriak teriak , takut, dan cuma bisa berserah.. Sperti lg maen roller coaster, meskipun kita dibalik tapi kita tau kalo kita diikat dengan kencang oleh ikat pinggang iman dan percayalah kita ga akan jatuh ke bawah pada saat kita diputar putar..
Mungkin sekarang gw juga lagi ngalamin hal hal yg sulit *menurut pandangan gw* dan seakan membuat gw spt kehilangan kendali, tapi 1 hal yang pasti adalah kondisi yang tidak nyaman ini bukanlah sesuatu yang buat gw harus menyerah dan putus asa. Kenapa? karena ketika Tuhan naruh gw di roller coaster kehidupan, Tuhan uda punya rencana yang dahsyattt dan meskipun harus dibolak balik ataupun diguncang kesana kemari,tapi gw tetap gak akan jatuh ke bawah coz tangan Tuhan yang besar selalu menopang, yang selalu menjaga gw pada saat gw merasa kalo keadaan gw uda parah...
Ketika gw mulai duduk di kursi roller coaster kehidupan, gw tau bahwa keadaan tidak akan selalu bersahabat dg gw, gw tau kalo di depan sana ketika kehidupan terus berjalan , dimana akan ada moment ketika gw harus dibawa dengan laju, ada moment ketika gw akan diputer , ada moment dimana gw akan dibalik, ada moment ketika gw merasa takut dan terus bertanya kapan permainan ini akan berhenti, ada moment ketika gw takut kalo gw akan jatuh ke bawah ... tapi ternyata apa yang gw takutkan tidak pernah terjadi, karena ada jaminan keamanan dalam permainan roller coaster dari Sang Pencipta, Dia yang menjamin bahwa kita tidak akan pernah dilepaskanNya dan ketika kita dibawa dengan laju, Ia ada disamping kita untuk menemani kita melewati laju kehidupan yang membuat kita merasa takut...
Gw yakin bangett kalo anak kecil yang duduk disamping gw merasa aman dan yakin kalo dia ga akan knapa2 karna dia pny mama yang ada disampingnya.. Mau permainan seram gmn pun, yang penting ada mamanya disamping yang nemanin dia...
Jealous? yahhhh i must learn from u,little girl...
Gw harus mengakui kalo iman anak kecil itu jauh lebihhh besar dibandingkan iman gw sendiri. Sebagai guru sekolah minggu, gw bisa melihat sendiri bagaimana anak anak kecil dgn kepolosannya punya iman percaya yg luar biasa bahkan ketika firman Tuhan itu sudah diterima mereka, mereka bisa langsung mempraktekkannya tanpa basa basi dulu...
Dan perilaku org gede selalu dicontoh oleh mereka, karena mereka itu polos.. mereka percaya kalo kakak kakak sekolah minggu akan memberi contoh dan mengajarkan hal hal yang baik pada mereka.. Anak anak akan tutup mata pada saat berdoa kalo dia liat kakak kakaknya disekolah minggu juga menutup mata pada saat berdoa..lucu sekaliii tapi itulah anak kecil, mereka akan meniru seseorang yang mereka anggap bisa memberi contoh baik utk mereka..
Ketika gw melihat anak anak kecil itu, gw benar benar diingatkan lagi supaya gw tuh harus benar benar memberi contoh yg baik bukan hanya lewat ucapan, kalo cuma ngomong smua org juga bisaa, tp gw harus benar benar mempraktekkannya dalam hidup gw sendiri, hidup gw sebagai pelayan Tuhan, sebagai anggota keluarga di rumah gw, sebagai teman yang memberi dampak buat teman teman yang lain, sebagai warga yang taat pada pemerintah, dan sebagai orang yang membawa terang buat orang laen...
sulitttt???? ga gampang juga yahhhh....
berani maen roller coaster kehidupan??? Siapa takuttt!!
berani dibolak balikk?? gw beraniii !!
berani nerima resiko ketika hidup tidak seperti yang kita harapkan??? Harus bisaaa!!!
berani bayar harga ??? Yess!!!
Gw harus berani karena Tuhan berfirman "Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya."
see? Betapa kita harus bangga karena kita punya Allah yang dahsyat, Allah yang sanggup melakukan segala perkara ajaib ^^
Mau belajar dari kepolosan dan keberanian anak kecil , yang mau bersyukur buat semua hal baik maupun kurang baik yang uda gw alami..
dan selalu mengucap syukur setiap hari dan bernyanyi di setiap pagi utk Bapa di surga...
Selamat pagi Bapa
Selamat pagi Yesus
Selamat pagi Roh Kudus
Ku bersyukur atas anugrahMu
Semalam tlah berlalu
Ku memuji, ku bersyukur
Ku muliakan namaMu
Allah Bapa, Putra,
Roh Kudus trima kasih.




